“Revenge Wears Prada”: And The Drama Goes On

Judul: Revenge Wears Prada: The Devil Returns | Penulis: Lauren Weisberger | Penerbit : Harper Collins Publishers | Bahasa : Inggris | Tebal:  432 halaman | Harga: Rp 105.000 (Periplus Bookstore) | ISBN : 978-0-0074-9806-2

Perlu waktu sepuluh tahun bagi Lauren Weisberger untuk kembali menelurkan sekuel The Devil Wears Prada yang terbit pada tahun 2003 silam. Revenge Wears Prada ini akan menceritakan kehidupan Andy Sachs pasca ia memutuskan berhenti untuk menjadi asisten Miranda Priestly, sang Editor In Chief majalah Runaway. Ia membangun kembali karirnya dengan mendirikan sebuah majalah pernikahan, The Plunge, bersama sahabatnya Emily. Berkat The Plunge pula, Andy bertemu dengan Max Harrison. Max bersedia menjadi investor utama The Plunge serta meminta Andy untuk bersedia menjadi istrinya. Meski kebahagiaan serta kesuksesan telah digenggam Andy, ia masih belum dapat menghapuskan mimpi buruk tentang Miranda.

Continue reading

“Gadis Kretek” Membaca Rokok Tidak Membunuhmu

Judul: Gadis Kretek | Penulis: Ratih Kumala | Penerbit : Gramedia Pustaka Utama | Cetakan : II, Oktober 2012 | Tebal: 275 halaman | Harga: Rp 58.000 | ISBN : 978-979-22-8141-5

Satu lagi novel dengan tema menarik yang hadir. Kali ini, Ratih Kumala dengan Gadis Kretek menyuguhkan kisah yang dapat ditelusuri dari sebatang rokok. Kisah bermula dari permintaan terakhir ayah Lebas, Karim dan Tegar untuk mencari seorang perempuan bernama Jeng Yah. Ketiga saudara tersebut akhirnya berangkat ke Jawa Tengah untuk mencari tahu siapakah perempuan yang namanya selalu disebut dalam hari-hari terakhir hidup sang pendiri Rokok Kretek Djagad Raja tersebut. Sesampainya di kota Kudus, pembaca akan dilempar ke masa lalu untuk meniti napak tilas dibalik usaha rokok Djagad Raja.

Continue reading

Lezatnya “Aruna & Lidahnya”

Judul : Aruna & Lidahnya | Penulis : Laksmi Pamuntjak | Penerbit : Gramedia Pustaka Utama | Cetakan : I, November 2014 | Tebal: 427 halaman | Harga: Rp 78.000 | ISBN : 978-602-03-0852-4

“…Selintas terpikir olehku, ini satu lagi gunanya makanan: ia menyatukan manusia…”

Menggiurkan, demikianlah kesan yang didapat selepas membaca Aruna & Lidahnya. Setelah menghadirkan tema yang sangat serius dalam novel “Amba”, Laksmi Pamuntjak banting setir. Dengan Aruna & Lidahnya, ia mengajak pembaca menelusuri sesuatu yang telah sangat familier dalam kehidupan sehari-hari: kuliner. Tema yang Laksmi hadirkan ini sungguh segar, mengingat belum banyak novel Indonesia yang mengangkat tema serupa. Meskipun tema tersebut tidak terdengar cukup penting, Laksmi berhasil mengemas cerita novel ini dengan baik. Tak hanya mengecap rasa, Laksmi mengajak pembaca menyelami proses, filosofi hingga cerita historis di balik sajian-sajian yang ada dalam novel ini. Didukung dengan pengalamannya sebagai penulis dalam The Jakarta Good Food Guide, deskripsi yang Laksmi hadirkan sangat mendetail dan berkelas. Pembaca pun akan dibuat tercengang dengan referensi yang dicantumkan Laksmi pada halaman terakhir. Meskipun ‘hanya’ soal makanan, riset yang ia lakukan tak main-main.

Continue reading

“Kubah” Mengantar Karmin Pulang

Judul: Kubah | Penulis: Ahmad Tohari | Penerbit : Gramedia Pustaka Utama | Cetakan : II, September 2001 | Tebal: 192 halaman | ISBN : 979-605-176-1

 “…Sebelum datang kematian, setiap orang akan mengalami satu di antara tiga cobaan; sulit mendapat rezeki, kesehatan yang buruk, dan hilangnya orang-orang terdekat. Yang kini sedang terjadi pada dirimu, saya kira adalah gabungan ketiga cobaan hidup itu. Luar biasa memang. Namun apabila kamu percaya dan berserah diri kepada Tuhan, maka jalan keluar selalu tersedia…”

Tak ada yang mampu meragukan bahwa Ahmad Tohari memiliki nafas yang khas dalam setiap karyanya. Ia selalu berhasil menghadirkan kearifan masyarakat desa yang selama ini hanya dipandang sebagai masyarakat kelas bawah. Tema tersebut telah mendominasi sebagian besar karya seorang Ahmad Tohari. Melalui gaya bahasa yang apik dan santun, ia selalu mengajak pembacanya untuk belajar memaknai isu-isu sosial dari kesederhanaan hidup dan keikhlasan yang kaya dimiliki oleh masyarkat desa.

Continue reading

Bermelankolis Bersama “Love & Misadventure”

Judul: Love & Misadventure | Penulis: Lang Leav | Penerbit : Andrews Mc Meel Publishing | Bahasa : Inggris | Tebal: 178 halaman | Harga: Rp 229.000 (Periplus Bookstore) | ISBN : 978-1-4494-5647-4

 “… Everyone has one –an inventory of lost things waiting to be found. Yearning to be acknowledged for the worth they once held in your life.

 I think this is where I belong –among all your other lost things. A crumpled note at the bottom of a drawer or an old photograph pressed between the pages of book. I hope someday you will find me and remember what I once meant to you” 

Bagi pecinta syair dan puisi, “Love & Misadventure” bisa menjadi buku yang tidak boleh dilewatkan. Berisi 75 puisi dan prosa pendek, Lang Leav mengemas puisi cintanya menjadi tiga bagian yaitu misadventure, the circus of sorrows, dan love. Masing-masing bercerita tentang pahit dan manis asmara layaknya kisah cinta yang dialami oleh setiap manusia. Ditulis dalam bahasa yang sederhana, pembaca tak perlu berkerut kening untuk mencerna maknanya. Kesederhanaan gaya bahasa dan momen-momen yang dihadirkan Leav dalam puisinya justru menjadi kekuatan dan keunikan tersendiri. Ia seolah-olah berhasil ‘mencuri’ kata-kata pembaca dan menyentuhkannya kembali kepada perasaan pembaca. Selain itu, buku ini juga berhasil menghadirkan suasana melankolis karena dilengkapi dengan beberapa ilustrasi khas yang diciptakan sendiri oleh sang penulis.

Continue reading